Pernah Jadi Korban, Lai Guanlin Wanna One Bagi Tips Mengatasi Bullying

Bullying merupakan tindakan kejahatan yang marak terjadi, baik di sekolah, di lingkungan tempat tinggal ataupun dengan menulis hate comment di akun media sosial orang lain. Namun tidak semua korban bully berani mengatakan apa yang dialaminya kepada orang lain, hal itu membuat sang pembully malah terus membully korban.

Jika dibiarkan begitu saja, korban bully bisa trauma, depresi dan bahkan ada yang sampai meninggal dunia. Namun tak sedikit pula ada yang berhasil melewati masa sulit itu, sebagian besar orang yang pernah menjadi korban bully selalu sukses.

Seperti yang dialami Lai Guanlin, maknae boygroup KPop, Wanna One. Siapa sangka, ternyata Lai Guanlin ini saat masih sekolah, ia pernah jadi korbah bully. Lai Guanlin menceritakan masa sulitnya itu saat ia melakukan siaran langsung di V Live pada 5 Agustus kemarin.

1. Awalnya Lai Guanlin tidak bercerita mengenai bully. Namun saat melihat komentar tentang bully, ia langsung bercerita tentang hal tersebut

Di tengah siaran V Live yang Guanlin lakukan, seorang fans memberikan komentar dengan menanyakan “Apa yang harus aku lakukan ketika aku dibully?”

Hal itu menarik perhatian Lai Guanlin, ia pun berkata kalau itu merupakan pertanyaan yang sangat penting.

2. Lai Guanlin pun langsung bercerita mengenai pengalamannya saat masih sekolah menengah, bagaimana ia dikucilkan

“Ketika aku masih duduk di sekolah menengah, aku tidak banyak bicara dan tidak bergaul dengan teman-teman sekelas dengan baik. Aku belum tentu dibully, tapi kupikir aku dikucilkan.
Setelah hal itu menimpaku, aku berpikir kalau para pembully itu sedang mengajarkanku sesuatu dengan cara yang kasar.”

3. Meski dikucilkan, namun berkat itu Lai Guanlin mendapatkan pelajaran hidup dan dapat beradaptasi dalam situasi apa pun

Saat melewati masa sulit di sekolah menengah, Lai Guanlin bercerita kalau ia belajar sesuatu dari pengalaman pahitnya itu, tentang kebenaran di balik ia dapat bertahan. Lai Guanlin berkata kalau ia bisa beradaptasi dengan baik di masyarakat berkat hal itu.

“Aku bisa beradaptasi dalam situasi apa pun. Aku tidak dapat membicarakannya secara detail, tetapi kalian dapat belajar dari seseorang yang baik dan juga dapat belajar dari seseorang yang buruk.
Aku belajar bahwa kalian tidak harus melakukan apa yang mereka lakukan. Aku dapat membicarakan hal ini sambil tersenyum karena aku bersyukur.”

4. Lai Guanlin mengakhirinya dengan berkata kalau ia bersyukur atas hal buruk yang menimpanya dan tidak membenci orang yang telah membully-nya

“Bahkan jika seseorang memperlakukanku dengan kekerasan, cara yang salah, aku tidak akan membenci mereka. Aku akan bersyukur karena mereka telah mengajariku.
Mereka (orang yang membully) akan memiliki banyak hal untuk dipelajari setelah mereka memasuki masyarakat, tetapi aku sudah mempelajarinya dari mereka.” -Lai Guanlin

Berkat pengalamannya itu, kini Lai Guanlin bisa sukses dan sudah terkenal di manca negara sebagai bagian dari boygroup KPop, Wanna One.

Jika kamu menjadi korban bully dan tidak berani melawan, kamu harus mulai bercerita kepada orang yang kamu percaya, baik itu orang tua ataupun saudara. Mereka pasti akan membantumu keluar dari masa sulit itu.

Jika kamu melihat ada orang yang dibully, baik itu temanmu atau orang lain, kamu tidak boleh diam saja. Kamu harus membantunya, kalaupun itu terlalu sulit, jangan ragu untuk meminta bantuan orang lain. Karena kalau kamu membiarkan begitu saja, secara tidak langsung, kamu sama jahatnya dengan para pembully.

Leave a Reply