Garasi tim Haas kebakaran di Sochi

Api diyakini berasal dari kotak kontrol untuk satu set selimut ban yang juga merusak set ban kedua di dekatnya. Semua ban yang hancur dialokasikan untuk Kevin Magnussen.

Tim membuat permintaan resmi kepada FIA untuk diberikan set pengganti pagi ini.

Api terlihat pertama kali oleh penjaga keamanan malam dan dipadamkan oleh penjaga-penjaga lain dari berbagai tim.

“Kami belum tahu apa yang terjadi, karena semuanya terbakar,” kata Gunther Steiner, bos Haas

“Dan kita tidak bisa langsung mengambil kesimpulan. Saya tidak ingin panik dengan apa yang sebenarnya terjadi, karena kita tidak tahu.

“Saya pikir seorang penjaga keamanan melihatnya dan kemudian mereka semua bekerja sama untuk memadamkannya.

“Beruntung dengan selamat, dan ada baiknya mereka bekerja sama dan memadamkannya, karena jika ban terbakar akan sulit dipadamkan.”

Satu tim rival telah mempertanyakan apakah selimut dinyalakan semalaman sebelumnya – sebuah praktik yang dilarang.

Panduan dari Pirelli yang diberlakukan oleh FIA mengatakan bahwa ban dapat disimpan pada suhu “penyimpanan” 60 derajat Celsius sebelum dipanaskan hingga 80 derajat selama dua jam hingga akhirnya ditingkatkan menjadi 110 derajat dalam satu jam terakhir sebelum sesi.

Namun, Steiner membantah bahwa selimut ban yang bermasalah itu terbakar saat sedang dinyalakan.

“Mereka tidak digunakan semalaman. Mereka dicolokkan [ke sumber daya]. Kalau tidak demikian, maka tidak akan ada api, tetapi mereka tidak dinyalakan. Mereka hanya berada pada mode siaga [tapi tidak dinyalakan].

“Sekarang kita harus mencabutnya di malam hari. Apa yang mereka lakukan biasanya hanya datang di pagi hari dan menyalakannya, semuanya sudah terhubung dengan kabel.”

Kevin Magnussen, Haas F1 Team VF-18

Baca Juga:  Hamilton Merasa Dibantu Sihir saat Kualifikasi F1 GP Singapura 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *