Jelang Tur Asia, Vinales Kehilangan Motivasi dan Harapan

Aragon – Pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, benar-benar tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai balapan di MotoGP Aragon 2018. Pria berusia 23 tahun itu hanya bisa finis di posisi 10 pada balapan yang berlangsung di negaranya, Spanyol.

Padahal, pembalap berjuluk Top Gun itu sempat optimis dengan peluang Yamaha menjelang MotoGP Aragon. Sebab, dalam tes tertutup di Sirkuit Motorland Aragon beberapa waktu lalu, motor YZR M-1 miliknya mendapatkan hasil yang positif.

Vinales malah menyebut motor Yamaha miliknya kini bahkan jauh lebih buruk dari sebelumnya. Hasil-hasil tes di Misano dan Aragon hanya bisa memberikan harapan palsu terhadapnya serta Valentino Rossi.

“Kami sudah kehilangan semua tujuan, kami tidak tahu lagi apa yang harus dicapai. Feeling terhadap motor benar-benar hilang,” ujar Maverick Vinales, dilansir dari Motorsport, Selasa (25/9/2018).

Balapan di Sirkuit Motorland Aragon tersebut menandai berakhirnya rangkaian MotoGP di Eropa. Selama dua bulan mendatang, para pembalap akan mengaspal di Asia dan Australia sebelum mengakhiri musim di Valencia, Spanyol. Vinales mengaku tidak punya motivasi dan harapan jelang rangkaian tur Asia tersebut.

“Sekarang kami akan dihadapkan pada tur Asia dan saya berharap semua berlalu begitu cepat. Tidak motivasi, tidak ada harapan,” imbuh mantan pembalap Suzuki Ecstar itu.

Baca Juga:  Selesai Masalah Elektronik, Vinales Singgung Yamaha Gunakan Sasis Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *