Key Ungkap Alasan Iri Dengan Idol Generasi Pertama Dan SM Larang Ia Bicara Di Awal Debut

Sampulbola – Key SHINee menjadi bintang tamu di acara “Let’s Eat Dinner Together” yang ditayangkan JTBC Rabu (14/11) kemarin. Tak sendirian, penyanyi kelahiran 1991 tersebut tampil bersama Jang Woo Hyuk H.O.T.

Pada kesempatan ini, Key mengatakan kalau dirinya iri dengan masa-masa saat idol generasi pertama menjalani promosi. Pasalnya, pasar musik sudah terlalu padat di era ini.

“Pergantian untuk grup-grup akhir-akhir ini sangat cepat,” kata Key. “Dan tidak ada lagi lagu yang benar-benar jadi hits selama setahun penuh. Kalau dulu, setiap ada lagu hits, lagu akan populer untuk satu atau dua tahun.”

“Jaman dulu tidak banyak sarana (untuk mempromosikan musik),” ujar Jang Woo Hyuk yang aktif sebagai member H.O.T pada tahun 90 hingga awal 2000-an. “Dulu cuma ada radio dan TV. Jaman sekarang banyak.”

Jang Woo Hyuk juga menambahkan kalau dulu, para penyanyi melakukan promosi di acara musik selama 10, 20, 30 pekan sementara sekarang dibatasi. “Sekarang kalau kau menang selama 3 minggu berturut-turut di acara musik, kesuksesanmu sudah dianggap awet,” Key menimpali.

Sebagai sosok yang senang berbicara, Key di sini mengungkapkan SM Entertainment sempat melarangnya bicara di awal debut. Pemilik nama asli Kim Kibum itu rupanya tak diperbolehkan bicara lantaran masih punya dialek atau aksen.

“Di awal (debut), SM bilang padaku untuk tidak bicara karena dialekku,” kata Key. “Tapi seperti yang kalian lihat, aku senang bicara.”

Jang Woo Hyuk yang juga berasal dari Provinsi Gyeongsang sama seperti Key rupanya memiliki pengalaman serupa. ” Aku juga, kadang-kadang menyesalinya. Aku pikir tidak apa-apa kalau bicara dengan dialek,” kata idol yang dulunya debut di bawah SM itu.

Baca Juga:  Suga BTS Disebut Pacari Suran, Begini Tanggapan Agensi

“Aku sangat malu saat pertama kali datang ke Seoul,” ungkap Key. Penyanyi yang debut pada 2008 tersebut menjelaskan kalau orang-orang sulit memahami perkataannya karena dialek Gyeongsang-nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *