Pedrosa Berharap Dirinya Dikenang sebagai Pembalap yang Penuh Inspirasi

Sampulbola – Munderfing – Pembalap tes Tim KTM Red Bull, Dani Pedrosa, mengaku ingin dikenang sebagai seseorang yang mampu menjadi inspirasi banyak orang. Hal itulah yang menjadi keinginan terakhirnya saat memutuskan pensiun dari MotoGP di pengujung musim 2018.

Pedrosa tahu menjadi seorang pembalap dengan ukuran tubuhnya yang terbilang kecil sempat diragukan oleh banyak pihak. Akan tetapi pada akhirnya ia justru mampu menipis keraguan tersebut, bahkan rider berjuluk The Little Samurai itu merupakan salah satu pembalap top yang pernah ada di dunia balap MotoGP.

Jadi tak mengagetkan bila Pedrosa dinobatkan sebagai pembalap legenda di MotoGP karena prestasinya itu. Tekad yang kuat disebut Pedrosa menjadi alasan mengapa dirinya mampu bertahan bersama Repsol Honda selama beberapa musim di ajang MotoGP. Ia ingin tekad bajanya itu bisa diikuti oleh orang lain, terutama pembalap yang ingin merasakan kerasnya dunia balap MotoGP.

Karenanya Pedrosa sangat berharap ceritanya selama mentas di dunia balap MotoGP bisa menginspirasi banyak orang. Ia tahu menjadi seorang pembalap tidak mudah, namun pengalamannya telah membuktikan apabila memiliki tekad yang kuat serta dibarengi dengan usaha yang keras, maka kesulitan itu bisa dilewati dengan mudah.

“Bagaimana saya ingin diingat? Entahlah, tapi jelas saya ingin diingat sebagai orang yang selalu berusaha keras dan menghadapi masalah-masalah pada umumnya seperti manusia lain, yakni rasa takut, pikiran negatif, masa sulit dan situasi yang tak diinginkan. Itu adalah hal yang semua orang hadapi dalam hidup mereka. Tapi saya juga ingin diingat sebagai rider yang punya teknik bagus di atas motor!” kata Pedrosa, melansir dari Crash, Minggu (13/1/2019).

Baca Juga:  Zarco dan Pedrosa Diharapkan Mampu Buat KTM Lebih Baik di MotoGP 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *