Rasa Khawatir Rossi Hadapi Bagnaia dan Morbidelli di MotoGP 2019

Sampulbola – Lesmo – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, merupakan salah satu legenda hidup MotoGP yang namanya amat disegani. Kendati sudah amat berpengalaman tetapi Rossi rupanya masih memiliki rasa khawatir akan menderita kekalahan.

Pembalap berusia 39 tahun itu khawatir kalah dari dua mantan muridnya di akedemi VR46 yakni Francesco Bagnaia (Pramac Ducati) dan Franco morbidelli (Petronas Yamaha SRT). Penampilan impresif kedua pembalap itu saat melakoni tes pramusim MotoGP 2019 di Malaysia pada pekan lalu jadi alasan utama Rossi memperhatikan Bagnaia dan Morbidelli.

Rossi pun berkelakar dengan mengaku tak pernah menduga akan mendidik orang yang kelak akan mengalahkannya di lintasan balap. Kendati demikian, Rossi tak menyesal karena keberadaan Bagnaia dan Morbidelli untuk berlaga di MotoGP menjadi bukti berhasilnya akademi VR46 dalam mendidik para pembalap muda.

“Ketika kami mulai dengan proyek akademi dengan Pecco –sapaan akrab Bagnaia–, Franco (Morbidelli), kami tidak mengharapkan ‘masalah ini.’ Kami tidak berharap pembalap kami datang untuk bertarung dengan saya!” ujar Rossi, seperti yang dilansir Crash, Rabu (13/2/2019).

“Jadi dari satu sisi saya sangat khawatir, tetapi di sisi lain kami sangat senang karena akademi bekerja dengan baik. Akan tetapi, sekarang begini. Kami membantu pembalap yang mungkin bisa mengalahkan saya, tetapi kami tidak bisa kembali,” sambung The Doctor –julukan Rossi.

Penampilan terbaik dari Bagnaia dan Morbidelli tersaji pada hari ketiga tes pramusim MotoGP 2019 di Malaysia. Bagnaia mampu mencatatkan waktu 1 menit 58,302 detik untuk menyegel posisi kedua. Kemudian, Morbidelli ada di posisi kedelapan dengan catatan waktu 1 menit 59,141 detik. Sementara itu, Rossi menempati posisi ke-10 karena hanya mampu membuat catatan waktu 1 menit 59,155 detik. Hasil itu menjadi alarm bagi Rossi bahwa kedua mantan muridnya itu kini memiliki kualitas untuk mengalahkan dia pada musim ini.

Baca Juga:  Rossi Sebut Reaksi terhadap Kontroversi Romano Fenati Mengerikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *